October, 2005

Tamu itu akan datang

Adakalanya mulut berucap fitnah

Adakalanya telinga mendengar bisikan setan

Adakalanya hidung senang mencium kebusukan

Adakalanya mata memandang yang batil

Adakalanya tangan ingin menguasai segalanya

Adakalanya kaki melangkah ke jurang kenistaan

Adakalanya hati menyimpan dengki

Adakalanya tubuh ini menyimpang dari perintah-Nya

Ramadhan datang
Bagaikan embun dipagi hari
beningnya membasuh dedaunan
Bercahayakan berlian disinari matahari
Menyegarkan sang petualang
dalam pengembaraan

Marhabban Ya Ramadhan !

Adakalanya juga saya membuat kesalahan. Mohon maaf setulus-tulusnya ke
temen-temen kalau saya ada kesalahan. Mudah-mudahan kita bisa
menjalani puasa kali ini dengan lebih khusyu’ dan terbebas dari hal-hal
yang merusak nilai-nilai puasa dan juga bisa semakin menambah
amalan-amalan sunnah dan ilmu-ilmu agama. Aamiin