September, 2007

Sempurnakan Arah Kiblat Anda

Ditulis oleh agorsiloku di/pada November 27th, 2006

 

Seberapa tepatkah ketika kita melaksanakan sholat, tepat menghadap Kiblat?.

 

Sholatlah di Mesjid, tentu akan tepat. Bagaimana kalau sedang sholat di rumah, seberapa tepatkah arah Baitullah dengan rumah kita?

 

Jawabnya :

 

“Wah… wah…., butuh peta, butuh teodolit, posisi azimuth bintang, arah Utara, dan sebagainya. Pokoknya hanya orang yang ahli saja deh pada bidangnya yang bisa melakukan hal ini…

 

Tidak juga. Teknologi jaman kini sudah berbeda. Sekarang, saya tahu persis, bahwa selama ini saya sholat ke arah yang salah (kurang tepat), walaupun tempat tinggal saya hanya berbeda 2 blok dari mesjid. Sekarang saya tahu (meskipun tidak persis) bahwa rumah tinggal saya nyaris sama dengan arah kiblat. Jarak rumah ke kiblat menurut garis lurus (tapi saya belum tahu nih, lurusnya mengikuti arah garis pada bidang ekuipotensial atau nggak, tapi tampaknya mengikuti bidang ekuipotensial). Jarak lurus rumah yang saya tinggali dengan Baitullah adalah 7.917,93 km.

 

Dan ini saya dapatkan dengan gratis pula dan hanya butuh waktu kurang dari 2 menit untuk melakukannya. Asyikkan!?

 

Bagaimana caranya?

 

Gunakan Google Earth (ketik kata ini di gugel, donlot programnya, dan jalankan saja).

 
  1. Cari lokasi Baitullah di Arab Saudi.
  2. Tandai dimana lokasi rumah tinggal kita.
 

Gunakan menu ruler dari Google Earth. Klik tempat tinggal kita, lalu geser mouse untuk mencari lokasi Baitullah. Maka garis lurus maya akan dibuat oleh Oom Gugel dan dari garis itu, akan tampak perpotongannya dengan bangunan rumah kita tinggal. Jadi, tahulah kita sekarang berapa jarak rumah tinggal kita dengan Baitullah dan arahnya (mengikuti garis lurus maya yang dibuat).

 

Kenapa tidak mencoba. Juga mesjid yang akan dibangun atau telah dibangun.

 

Tentu juga untuk kepentingan apapun juga. Lebar bangunan 5 x 5 meter persegi pun masih tampak di gugel. Untuk mengukur luas bangunan pun, Oom Gugel masih cukup teliti, selisih perhitungan jaraknya bisa ketelitian 0,25-0,5 meteran. Jadi jarak lurus 100 meter akan variasi antara 99,5 - 100,5 meter. Cukup baik.

 

Kenapa tidak mencoba.

_______________

Silahkan lihat arah kiblat beberapa masjid di link ini. Link yang saya cantumkan diatas memuat gambar beberapa masjid dan arah kiblatnya. Gambarnya baru ada 4 masjid yaitu Masjid At-Taqwa Kemanggisan, Masjid Al-Azhar, Masjid Istiqlal, Masjid Baitul Ihsan di Bank Indonesia. Kalau ingin menambahkan silahkan ke http://www.qiblalocator.com/ dan cari masjid anda disana, dimulai dari nama kota dan jalan. Semoga bermanfaat.

Naurafani Zanetta Achmadi

Assalamu’alaikum,

Alhamdulillah segala puji bagi Allah, akhirnya tanggal 21 Agustus kemarin, Nina istri saya melahirkan seorang putri cantik yang kita beri nama Naurafani Zanetta Achmadi. Nama itu sebenarnya ada tiga bagian yaitu, Naura, Rafani dan Zanetta. Naura bisa berarti cahaya (Nur), Rafani artinya bahagia serta kaya raya dan Zanetta (Spanyol) yang berarti pemberian dari Tuhan (Allah). Nina melahirkan dengan normal di RS. Muhammadiyah, Taman Puring. Bahkan kata dokternya, dari awal kehamilan Nina sampai melahirkan ini adalah contoh kehamilan ideal. Insya Allah pernyataan ini bukan hanya untuk menyenangkan kami saja karena kami justru mendengarnya  bukan dari dokter tersebut tapi dari para suster di kamar bersalin :).

Naura lahir dengan berat 3,2 Kg dan panjang 49 cm. Tapi beberapa hari setelah kelahiran, berat Naura turun menjadi 2,8 Kg dan kata dokter ini normal mengingat dulu ketika didalam rahim Naura bisa dengan bebas dan kapan saja selalu mendapat suplai makanan dari ibunya.

Nina mulai masuk kamar bersalin sekitar jam setengah 9 malam. Malam itu niatnya kita hanya ingin konsultasi dengan dokter, tapi ketika diperiksa ternyata Nina sudah bukaan pertama jadi malam itu kita ngga diperbolehkan pulang. Walhasil episode deg-degan saya pun dimulai. Jam setengah sebelas malam Nina mulai masuk kamar pasien dengan keadaan mulai mules-mules. Saya terus menemani Nina sambil terus berusaha menenangkan Nina.

Sambil menemani Nina, saya mulai mengetik sms untuk minta doanya agar proses kelahiran Nina dimudahkan dan agar Allah memberikan saya hasil yang terbaik. Kenapa saya memohon doa seperti itu, karena di bulan-bulan terakhir kehamilan Nina saya sempat mengalami kekhawatiran. Penyebabnya adalah karena Nina pernah ngomong bahwa dia khawatir kalau pernikahan kami yang manis ini hanya dapat kami rasakan selama satu tahun…Duh suami mana yang ngga khawatir kalau sang istri yang sedang hamil bicara seperti itu :).

Sekitar jam 12an malam sms telah saya kirimkan ke banyak orang termasuk para ustadz yang saya kenal dengan harapan mereka ikut mendoakan saya dan istri. Alhamdulillah antara jam 3-4 pagi sms balasan mulai berdatangan diantaranya adalah Ust. Daud Rasyid, Ust. Subki Al-Bughury, Ust. Adnin Armas, Ust. Henry Shalahuddin dan Ust. Beben. Semuanya mendoakan kami yang terbaik di waktu yang terbaik pula yaitu di sepertiga malam. Hati saya langsung tenang karena kami didoakan para kekasih Allah, orang-orang yang shaleh yang senantiasa bersujud kepada Rabbnya di keheningan pagi. Jazakumullah khairan jaza ya ustadz !

Akhirnya pada jam 06.40 pagi, Nina mulai berjuang melahirkan Naura dibantu oleh dokter Dewi Prabarini dan para suster. Saya pun terus berdiri disampingnya sambil menuntun Nina melafadzkan kalimat Tauhid. Ngga sampai 5 menit prosesnya, tepat pukul 06.45 Naura pun melihat dunia. Tangisan Naura langsung memecahkan kesunyian kamar bersalin. Saya langsung cek setiap centimeter bagian tubuhnya takut ada kelainan. Ternyata semuanya normal tanpa kurang suatu apapun, Alhamdulillah ya Allah !.

Ibu saya yang saat itu juga ada disana tak kuat menahan tangis harunya. Kini ibu punya 3 cucu dan yang paling cantik adalah Naura karena yang 2 lainnya laki-laki semua begitu pula istri kakak saya Aria yang beberapa bulan lagi insya Allah akan melahirkan anak laki-laki. Sekali lagi tak bosan-bosannya kami memohon doa dari teman-teman sekalian agar Allah senantiasa memberikan yang terbaik bagi saya, Nina, Naura dan keluarga. "Karena tidak ada sesuatupun yang paling mulia bagi Allah melainkan do’a" [HR. At-Tirmidzi No. 3370, HR. Ibnu Majah No. 3829]

Amin ya Rabbal ‘Alamin…

Wassalamu’alaikum

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Naurafani Zanetta Achmadi
21.08.2007 - 06.45